Sabtu, 14 Januari 2012

10 Gejala Penuaan Dini di Usia Muda

ngapain gue nerbitin entri ini? ga ada maskud apapun, ini niatnya cuma buat ngasih informasi aja. semoga ada manfaatnya ya. gue ngopi ini dari web yang gue temuin pas hari ini gue searching. ayo yang ga mau pikun, yang gamau otaknya rusak bahkan non-fungsional, buru-buru baca ya. dijamin kok, disini ga ada unsur sampah kaya yang biasa gue sajiin di tipa entri-entri gue. hope you like it (?)


PENUAAN DINI adalah proses di mana otak dan jaringan saraf mengalami proses penuaan yang semestinya belum terjadi. Penuaan dini dalam bentuk yang paling parah adalah penyakit Alzheimer. Gejala penuaan dini dapat dikenali, dan selagi masih dalam taraf awal sebaiknya dikelola agar tidak terjadi makin cepat. Dewasa ini sangat memprihatinkan, penuaan dini semakin banyak terjadi pada usia muda.

Salah satu dugaan penyebabnya ialah karena terlalu padatnya otak dipenuhi sajian-sajian yang sudah matang, antara lain yang paling nyata adalah kaum muda terlalu banyak menghabiskan waktunya di depan televisi. Karena terlalu banyak informasi yang disajikan televisi, sajian yang sudah matang diterima otak maka otak lambat laun kehilangan daya kreatifnya. Inilah pemicu paling awal dari proses penuaan dini.

Ada 10 gejala penuaan dini yang segera dapat kita kenali dan sebaiknya juga segera kita kelola agar tidak melaju menjadi Alzheimer nantinya.

1. Anda makin sering lupa janji; lupa apa-apa yang dibicarakan atau dibaca/ditonton, menurunnya kemampuan menceritakan kembali peristiwa atau apa pun yang habis Anda alami; menurunnya kemampuan menyimak saat diajak bicara orang lain; terkesan seperti ‘tidak mendengar’ padahal Anda tidak tuli.

- jika dalam pembicaraan Anda merasa ‘tidak mendengar’, jangan bertanya ulang secara pasif (bukannya: "apa?"), upayakan mengulang secara aktif/proaktif (apa pun yang Anda kira Anda dengar/pahami: misalnya: "kamu bilang: 'si Badu kehilangan ponsel atau ransel?' "), kemudian minta dibetulkan jika salah.

- melakukan resume apa pun yang habis dibaca, ditonton. Anda nonton sajian di TV, bawalah notes, saat jeda iklan, berusahalah meresume apa pun yang barusan tersaji tadi; demikian juga setiap selesai membaca satu artikel.

2. Menurunnya semangat untuk beraktivitas harian, terutama yang banyak merupakan pemikiran: misalnya, Anda biasanya suka membaca koran, tiba-tiba merasa ‘semua beritanya kok itu-itu saja’ dan Anda malas membaca koran lagi.