Sabtu, 01 Oktober 2011

........................



"Vira, kamu tau ga sih? aku sebenernya males banget tau masuk departemen ini. apalagi itu anak-anaknya. Kalo ngerjain laporan pada gabut-gabut"....

salah satu bentuk curhatan saya ke alm.vira
entah kenapa hari ini, 1 Oktober 2011 rasanya kangen,

memang kita tak selengket perangko
tak sedekat mata dan bulu mata,
tetapi entah ini salah satu cara tuhan
menujukkan kepada saya alangkah pentingnya bersyukur lewat teman saya ini, sesosok teman yang benar-benar saya acungkan jempol. kalau boleh dikasih jempol lebih, saya kasih 10 jempol. hmm,mungkin 10 jempol pun saya rasa masih kurang.

saya rindu ceritanya, kadang bergosip juga sih kita.
waktu yang selalu ada buat kita ya pas lagi ngerjain laporan Perlindungan Hutan (semester 4) setelah beres kuliah SC Silvikultur.

suara ketawanya, dan semangatnya yang ahir-ahir ini mengobarkan semangat saya, selalu saya ingat.
Tuhan punya banyak cara ya ternyata, saya belajar banyak hal dari alm.
mulai dari bersyukur, semangatnya, dan dengan kekocakannya juga..

sekarang emang vira udah ga ada. tapi insya allah semangat kamu bakal aku simpen di sini, Vir. ketawa kamu juga bakal aku inget terus. agenda gosip-gosipan kita yang suka bahas yang gak jelas pun juga. dadah Viraa, tenang di sana ya. aku kangen kamu :(

Selasa, 17 Mei 2011

Gue punya ini, lo punya apa?

Selamat pagi, selamat berjumpa lagi dengan saya, syifa Alfiati *Tochid dalam acara *****
Hahahaaa,,, sumpah demi apapun ya. Gak penting banget emang.
Di sini sih gue niatnya cuma pengen pamer-pamer sama sok-sokan aja. Abisnya mau gimana, gue pengen banget jadi anak yang sok, belagu, tapi alam tak pernah mengijinka. #abilibanget...
Pengen jadi anak sok, tapi sok apadong ya yang kayaknya enak didenger? Sok pinter? OGAH! Sumpah demi apapun gue sebel pake banget sama orang yang sok pinter. Mau sok kaya?? Beeehh, percuma. Gak bakalan bisa nunjukin kalo gue kaya. Duit gue buat idup di perantauan aja gak cukup buat biayain “sok kaya” nya gue. Terus, mau sok apa dong? Sok gendut? Alamaaaak! Ini lagi. LIAT DONG BADAN GUE!! Kurus abisss! Gak bisa kalo dipake buat sok gemuk -,-“
Jadi, jadi jadi.. sok apadong?
Ada saran gak?
Wkakakaa,,,
Hmmm,, nampaknya bentuk sok apapun yang ada, kayaknya emang gak ada yang cocok, klop, sesuai sama apa yang gue punya, walopun yang namanya sok itu gak harus punya apa yang kita sok-sokin. Kaya misalkan kalo gue mutusin buat jadi anak yang sok kaya. Gak perlu juga kalo gue harus kaya dulu. Namanya juga sok-sokan. Hahaa,, jadi deh mulai ngelantur...
Tapi tapi, satu sok yang kayanya emang harus ada dalam diri gue, sok kuat, sok kuat jauh dari rumah, jauh dari emak, sok kuat kalo gak makan gara-gara males keluar kosan, ya pokoknya itu. Hahhaaa,,
Jadi adadong yang bisa gue sombingin biar keliatan wah.haha...
*pas nulis ini kebetulan lagi gak kangen emak di rumah,

Bersamasamaaa... Slideshow

Bersamasamaaa... Slideshow: "TripAdvisor™ TripWow ★ Bersamasamaaa... Slideshow ★ to Bogor. Stunning free travel slideshows on TripAdvisor"

Minggu, 13 Maret 2011

Nambah dan Akan Terus Bertambah

“Kruk kruukk.. “ Hape Samsung B3310 gue bunyi. *bukan bunyi yang sebenernya sih ini. Hahaha
“happy milad, syifaaa…. “
Ada lagi “selamat ulang tahun, Syif. Sukses selalu yaaa  “
Dan masih banyak lagi. Gak Cuma via sms aja si temen-temen ngucapinnya. Ada yang via wall di facebook,mention di twitter, telfon juga ada. Hmm, bukan bermaksud sok terkenal ato gimana karena ternyata ada banyak pihak yang ngucapin selamat sekaligus ngedoain gue dengan doa yang baek-baek. Di sini gue Cuma pengen berbagi cerita tentang hari ulang tahun gue yang sebenernya bagi gue sendiri juga gak special-spesial banget lah. Tapi paling gak, harus tetep disyukuri. Karna kata bapa Tebe, ciri orang beriman adalah selalu bersyukur atas segala situasi apapun, kapanpun, dan dimanapun. Karena Allah akan senantiasa menambah nikmat bagi hambanya yang senantiasa bersyukur. Hehehee, entah karena apa, otak gue jadi waras gini. Patut disyukurilah, karena temen-temen pun tau seberapa miringnya gue disaat ketemu, ngobrol, dan disaat apapun. *loh??
Oke, balik ke permasalahan awal. Bukan permasalahan sih sebenernya yang bakal gue bagi di sini. Karna yang bakalan gue bagi di sini bukan suatu masalah yang biasa banget gue temuin tiap harinya. Khusus edisi kali ini, yang bakal gue bagi disini bukan curhatan-curhatan lebai ala anak manja yang pergi merantau jauh dari emaknya. Tapi ini lebih ke perasaan gue disaat takdir mengharuskan gue, cewe terimut, terbaik, ternarsis sekaligus tercablak dari emak-babeh gue, menginjak usia kepala dua. KEPALA DUA, saudara saudari, KEPALA DUA !!! eeerrrrr….
Kepala dua?? Bayi kembar siam yang kepalanya saling nempel? Gitu?
Aaaaaaa!!!! Yang gue maksudkan di sini bukan itu. Tapi tentang umur gue, umur gue yang makin taun makin nambah. Tapi sisa idup gue malah justru berkurang.
Pas masih SD, gue inget banget kalo gue pengen cepet gede. Biar bias kuliah, jauh dari rumah, merantau jauhlah pokoknya. Gak Cuma itu, gue pengen cepet gede terus nikah, punya suami ganteng ibarat Aziz gagap. *loh?. Maksud gue bukan Aziz gagap, tapi Afgan Syahreza. Hahahaa, jauh banget ya Aziz gagap sama Afgan. Udah kaya jalan dari Tulung Agung ke Jakarta aja. *sotoy. Dan sekarang, disaat gue udah kuliah jauh, jauh dari rumah, tapi belom nyampe nikah sama cowok ganteng, gue malah pengen balik ke masa-masa gue SD. Sekolah deket, kalo duit abis bisa langsung minta, dan yang paling penting, di saat gue butuh orang-orang rumah, mereka semua ada. Not like me now! Uppps…. Lupa. Kan tadi udah gue bilang, kalo di edisi kali ini, gue gak bakal curhat lebai apalagi ngeluh.


Senin, 03 Januari 2011

Tugas Akhir MK Dendrologi


Mata Kuliah Dendrologi Hari/tanggal : Rabu/29 Desember 2010
Kelompok : 1 (satu)


KULIAH LAPANG DENDROLOGI
KEBUN RAYA BOGOR

Oleh :
Syifa Alfiati

Dosen :
Ir.Iwan Hilawan, Ms

Asisten :
1. Andriani Wijiastuti E14060155
2. Adinda E44080058
3. Nini Sriani E34070014
4. Azizah E44070041
5. Helga Sugiarti E44061576
6. Erekso Hadiwijoyo E44080017





DEPARTEMEN SILVIKULTUR
FAKULTAS KEHUTANAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2010




BAB III
METEDOLOGI

a. Waktu dan tempat
Kuliah lapang mata kuliah Dendrologi dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Desember 2010 pukul 08.00 sampai 12.00 WIB. Dilaksanakan di Kebun Raya Bogor.



b. Alat dan bahan
Camera Digital dan Hand Phone digunakan untuk dokumentasi, Alat tulis berupa buku dan pulpen digunakan untuk mencatat penjelasan yang disampaikan oleh dosen dan asisten praktikum.


c. Cara pelaksanaan
Awalnya praktikan memperhatikan dosen menjelaskan sejarah kebun raya. Tidak hanya mengkhususkan Kebun Raya Bogor saja, tetapi juga kebun raya yang lainnya yang memiliki hubungan dengan Kebun Raya Bogor. Setelah dosen selesai menjelaskan sejarah singkat kebun raya, selanjutnya dosen dan praktikan yang juga didampingi asisten prektikum berpindah dari satu pohon ke pohon yang lainnya sambil dijelaskan oleh dosen pendamping tentang nama pohon, suku, marga, sampai dengan usia pohon itu sendiri. Ini berlanjut sampai dengan pohon terakhir.



BAB IV
HASIL OBSERVASI

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di Kebun Raya Bogor, dapat diperoleh beberapa data yaitu :

SUKU
KELAS
CIRI-CIRI
Fabaceae Kempas (Koompassia excels) Dau mmajemuk ganda 2, batang silindris, licin, besar, memiliki banir menjalar
Asambelanda (Pithecellobium dulce) Habitat di pantai
Merbau (Intsia bijuga) Merupakan kayu komersial, dapat tumbuh di tepi pantai, kulit mengelupas seperti dammar.
Angsana atau kayu merah (Pterocarpus indicus) Berasal dari Maluku, berfungsi sebagai tanaman peneduh, akar menyatu dengan pohon angsana yang lain, dengan tujuan untuk mengurangi unsur hara.
Bauhinia wanitii Sejenis liana
Sindur (Sindoora brugemanii) Berdaun majemuk, buah legum, merekah, sebagai penyubur tanah, dan dapat digunakan sebagai tanaman hias
Saga pohon (Adenatherapavonina) Berbiji merah
Myrtaceae Ampupu (Eucaliptus alba) Kayu berwarna putih, daun beraroma, daun dapat disuling, arah serat batang berpilin sebagai penyakit.
Pandanaceae Pandan (Pandanus)



Inocarpus fagiforus
Gayam (Inocarpus edulis) Berakar tunjang, habitat di pantai berpasir sampai dengan pegunungan, tepi daun berduri.
Berdaun tunggal

Lecythidaceae Keben (Baringtonia asiatica) Daun duduk tidak memiliki tangkai, bunga stemen melimpah, buah mirip lampion
Sonneratiaceae Pedada/bogem (Sonneratia caseolaris)

Duabanga moluccana Habitat di hutan mangrove, memilki akar pasak
Berdaun oposit, memilki tulang daun tepi
Dillaneaceae Sempur (Dillenia philipinensis)

Apocinaceae Allamanda (Allamanda cathartica) Bergetah putih


Ebenaceae Buah mentega (Dyospyiros philipinensis) Tajuk sangat lebat



Myrtaceae Salam (Syzygium polyantuun) Daun yang sudah tua berwarna merah
Arecaceae Palmae
Aren (Arenga pinnata) Buah berupa batu, daun majemuk berbentuk kipas
Araucariaceae Dammar (Agathis dammara)


Araucaria (Araucaria cuninghamii) Kulit batang mengelupas berbentuk bundar, batang menghasilkan getah
Kulit batang mengelupas memanjang

Podocarpaceae Kiputri (Podocarpus nerrifolius)
Jamuju (Podocarpus koordesii)
Jamuju (Podocarpus imbricatus) Helai daun berbentuk sisik memanjang langset, ujung daun tumpul
ukuran daun lebih besar dari kiputri
kayu halus agak putih
Pinaceae Pinus (Pinus merkusii)

Pinus (Pinus carebaea) Setiap pesikel terdapat 2 anak daun
Setiap pesikel terdapat 2-3 anak daun, bersifat steril

Rubiaceae Kayu lasi (Adina fagifolia)

Kopi Arabica (Coffea Arabica)
Kopi robusta (Coffea robusta) Bagian bawah daun terdapat bercak-bercak berwarna merah
Sapindaceae Matoa (Pometia pinnata)
Harpulia (Harpulia sphaeroloba)
Rambutan (Nephelium lappaceum) Buah berarilus bening

Daun mengkilap, tepi daun bergelombang

Buah berarilus bening

Apocinaceae Bintaro (Cerbera manghas)

Jelutung (Dyera costulata)
Pulai (Alstonia scholaris) Sebagai tanaman peneduh, bunga kering, habitat di hutan
Diambil getahnya

Bagian bawah daun berwarna puith



Sapotaceae Sawo duren (Chrysophyllum cainito)
Nyatoh (Payena leerii)
Getah perca (Palaquium gutta)
Sawo kecik(Manilkara kauki) Bagian bawah daun berwarna merah emas




Buahnya dapat dikonsumsi, tanaman peneduh
Sterculiaceae Kakao (Teobroma kakao)
Bayur (Pterospermum javanicum)
Diambil bijinya

Bagian bawah daun berwarna coklat

Bombacaceae Durian (Durio zibethinus)

Bagian bawah daun berwarna emas, daun kaku
Clusiaceae Garcinia dulcis
Nyamplung (Callophyllum inophyllum) Daun tebal dan kaku
Ujung daun membulat, ranting berbentuk kotak


Anacardiaceae Gandarla (Bouea oppositifolia)
Rengas (Gluta wallichi)

Getahnya berwarna hitam dan beracun
Dipterocarpaceae Meranti merah ( Shorea pinanga)


Meranti kuning (Shorea multifloria) Terdapat bintik-bintik di bagian bawah daun, bagian bawah daun agak berbulu
Permukaan atas daun mengkilap
Casuarinaceae Cemara aru (Casuarina sumatrana)

Cemara laut (Casuarina sumatrana) Jarak antar daun lebih rapat, ukuran daun lebih kecil dari cemara laut.
Daun tidak bercabang, ukurannya lebih besar dari cemara aru